Kamis, 15 Mei 2014

Bumi Kita, Bukan Bumi Alloh!


BUMI KITA BERSAMA
Buminya manusia, dan semua makhluk yang ada di dalamnya.
Bukan hanya buminya muslim, apalagi buminya tuhannya muslim yang Maha Biadab itu.

Mari kita bermain logika. Teislam biasanya lemah logikanya karena otak mereka sudah ditutup keimanan buta akibat cuci-otak Quran Hadits sejak balita...
Jadi mari kita didik muslim dengan nalar sehat.

Misal saya orang Papua. Saya tinggal di Jakarta.
Saya punya usaha dan tabungan hingga akhirnya saya bisa membeli tanah dan membangun rumah di Jakarta.
Saya berhak tinggal di akarta dan jadi warga Jakarta tidak?
Apakah saya tidak boleh tinggal di Jakarta karena alasan rasial bahwa saya bukan suku Betawi?
Tidak, bukan?
Begitu pula tiap manusia.
Ia berhak tinggal di manapun dengan legal selama ia bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Begitu pula warga negara Indonesia lainnya.
Ia berhak tinggal di Aceh tanpa harus jadi muslim dan tak perlu mengikuti hukum Islam, karena ia bukan muslim. Yang penting ia tak mengganggu muslim dan Islam.
Seperti muslim2 Aceh yang tinggal di daerah2 lain di Indonesia, mereka boleh tinggal dan tetap menganut Islam mereka yang penting tak mengganggu masyarakat lain dengan Islamnya.
Toleransi dan saling mengasihi, tentu lebih indah daripada mengklaim bumi ini milik tuhan tertentu yang hanya bisa diterima pengikut tuhan tersebut.